Natural Tanning - 5 trik untuk kulit keemasan yang sehat

Terlepas dari musim panas atau tidak, banyak orang yang ingin memiliki kulit dengan warna cokelat alami agar iri, bukan? Namun, untuk memiliki kulit kecokelatan, dengan warna keemasan dan warna yang sehat, perlu diperhatikan beberapa perawatan dasar.

Padahal, tidak ada yang mau mengalami efek samping kulit mengelupas atau cacat. Jadi, saat mengambil sinar matahari, untuk mendapat sedikit warna, jangan lupa jaga diri.

Untuk ini, penggunaan tabir surya sangatlah penting. Bagaimanapun, paparan sinar matahari dapat menyebabkan kerusakan serius pada kulit Anda.

Faktanya, bertentangan dengan apa yang masih diyakini banyak orang, produk tersebut tidak mencegah penyamakan alami pada kulit. Tabir surya, pada kenyataannya, hanya memperlambat proses penyamakan, tapi begitulah seharusnya. Tidak ada gunanya ingin mempercepat proses dan merusak kulit Anda, misalnya.

Oleh karena itu, hari ini kami akan memberikan beberapa tips penting untuk mendapatkan tan yang alami dan sehat.

5 trik untuk mendapatkan tan yang natural

1 - Merangsang organisme

Tip pertama dan salah satu yang terpenting adalah makanan. Bagaimanapun, beberapa makanan dan suplemen tertentu membantu tubuh memproduksi lebih banyak melanin. Di antara makanan tersebut yang paling cocok adalah wortel, bit dan pepaya. Semuanya kaya akan beta-karoten dan bagus untuk tujuan itu. Yang ideal adalah mulai mengkonsumsinya sekitar 30 hari sebelum melakukan tan alami.

2 - Nikmati matahari pada waktu yang tepat

Meskipun berjemur sangat baik untuk kesehatan Anda, Anda harus memperhitungkan waktu terbaik. Terlepas dari apakah niatnya untuk berjemur atau tidak, waktu terbaik untuk berjemur adalah sebelum jam 10 pagi dan setelah jam 4 sore. Namun, penyamakan alami tidak bergantung pada waktu terpapar sinar matahari, tetapi pada kemampuan memproduksi melanin yang dimiliki masing-masing.

3 - Gunakan tabir surya + lotion berjemur

Seperti yang telah kami katakan sebelumnya, untuk mendapatkan warna cokelat yang alami dan sehat melalui paparan sinar matahari, beberapa detail perlu diperhatikan. Yang pertama adalah mengoleskan tabir surya dengan SPF tinggi dan berspektrum luas ke seluruh tubuh. Idealnya adalah menggunakannya 20 sampai 30 menit sebelum terkena sinar matahari. Namun, produk harus dioleskan kembali setiap 3 hingga 4 jam untuk mempertahankan efeknya.

Yang paling disarankan adalah dengan menggunakan tabir surya saja, tetapi bisa juga dikombinasikan dengan losion berjemur. Yang kedua ini berfungsi untuk mempercepat penyamakan. Yang paling ideal adalah menggunakan bronzer yang diresepkan oleh dokter kulit Anda. Ini akan dapat menunjukkan mana produk terbaik untuk jenis kulit spesifik Anda.

4 - Penyamak kulit sendiri juga dapat memberikan hasil yang sangat baik

Pilihan lainnya adalah tanning sendiri. Produk ini berdasarkan bahan tertentu, saat bersentuhan dengan kulit, memberikan efek emas, mirip dengan tan alami matahari.

Dengan demikian, penyamak kulit hanya bekerja pada lapisan paling dangkal kulit, yaitu epidermis. Keunggulannya selain warnanya, produk ini juga menjaga kulit tetap sehat dan terhidrasi. Namun, efeknya biasanya hanya berlangsung dari 7 hingga 10 hari.

5 - Buat hidrasi setelah berjemur

Setelah paparan sinar matahari yang lama, sangat penting untuk melembabkan. Jauh di luar memulihkan kulit, proses hidrasi juga memengaruhi durasi tan.

Dalam pengertian ini, penggunaan pelembab khusus dengan zat yang menenangkan mencegah kulit mengelupas. Dan setelah penyamakan, mandi air hangat dan dingin, serta diet seimbang dengan karotenoid seperti wortel, dapat membantu mempertahankan warna perunggu lebih lama.

Tetapi penting untuk ditekankan bahwa untuk memiliki kulit yang cokelat alami dan aman bukanlah hal yang cepat, satu atau dua hari di bawah sinar matahari. Itu karena kulit membutuhkan waktu untuk mencapai warna iri itu.

Sekarang, setelah Anda terbiasa dengan penyamakan alami, bagaimana jika mengetahui lebih banyak tentang penyamakan buatan?

Sumber: DermaClub, Ric Mais

Sumber Gambar Unggulan: Wallpaper Abyss