Kulit terhidrasi - Pentingnya dan tips tentang cara menjaga kesehatan kulit Anda

Melembabkan kulit sudah menjadi bagian dari ritual perawatan kebanyakan orang. Padahal, hal itu sudah menjadi kebiasaan sehari-hari banyak orang. Namun, tidak semua orang tahu pentingnya menjaga kulit tetap terhidrasi.

Memiliki kulit yang terhidrasi identik dengan kecantikan dan kelembutan. Namun, manfaat hidrasi jauh melampaui penampilan. Ini penting untuk kulit yang sehat, cantik dan bebas peradangan yang dapat berkembang menjadi masalah yang lebih serius.

Namun, menjaga kulit tetap terhidrasi tidak selalu mudah. Tidak cukup menggunakan krim pelembab. Penting untuk memasukkan dalam rutinitas Anda, beberapa perawatan yang membuat semua perbedaan, baik dalam penampilan maupun kesehatan kulit.

Oleh karena itu, hari ini kita akan lebih memahami bagaimana hidrasi bekerja, pentingnya, dan bagaimana menjaga kulit Anda tetap terhidrasi lebih lama.

Pentingnya kulit terhidrasi

Hidrasi kulit merupakan bagian penting dari rutinitas perawatan, seperti halnya pelindung sinar matahari. Oleh karena itu, menjaga kulit tetap terhidrasi adalah cara utama untuk menjaga perlindungan alami dermis, dan untuk mencegah kulit menjadi kering, dan menderita pengelupasan atau iritasi.

Ini karena hidrasi bertanggung jawab untuk mengisi kembali dan juga menahan molekul air di lapisan superfisial kulit, dermis dan epidermis. Baik dengan meminum cairan maupun menggunakan produk dengan aksi pelembab.

Dengan demikian, melalui hidrasi, tubuh mampu menyeimbangkan komposisi air di dalam tubuh. Oleh karena itu, ketika kulit terhidrasi dengan baik, kulit tampak lebih muda, lebih halus, lebih kencang, lebih sehat, dan terutama terlindungi dari serangan eksternal yang kita hadapi setiap hari.

Berbeda saat kulit Anda mengalami dehidrasi. Ketika ada kekurangan air di tubuh dan di kulit, itu menjadi kering, kasar dan tidak bernyawa, akibatnya lebih rentan mengelupas dan sensitif.

Dalam keadaan ini, luka, retakan, dan bahkan penyakit bisa berkembang, karena kurangnya perlindungan di lapisan luar kulit. Selain itu, kulit yang mengalami dehidrasi dapat meningkatkan perkembangbiakan mikroorganisme penyebab penyakit.

Di antara masalah utama yang disebabkan oleh kurangnya hidrasi kulit, kita dapat menyebutkan rosacea, dermatitis atopik, dan psoriasis. Selain pengencangan kulit dan peningkatan sifat berminyak pada kulit.

Hidrasi untuk semua jenis kulit

Seperti yang kita ketahui, ada beberapa jenis kulit kering, bercampur, berminyak dan sensitif. Pertanyaan yang sering muncul adalah hidrasi untuk masing-masingnya. Terlepas dari jenis dan karakteristiknya, setiap kulit membutuhkan hidrasi.

Kulit berminyak, misalnya, membutuhkan hidrasi khusus. Karena bertentangan dengan anggapan banyak orang, kulit berminyak meski minyak berlebih, juga mengalami dehidrasi dan kering. Bahkan, semakin dehidrasi kulit, akan semakin berminyak.

Oleh karena itu, perlu mempertimbangkan jenis kulit sebelum memilih pelembab. Meski setiap kulit membutuhkan hidrasi, namun masing-masing memiliki karakteristik dan kebutuhannya masing-masing. Jadi sangat penting untuk memilih produk yang sesuai untuk mereka. Dalam kasus kulit berminyak, yang ideal adalah memilih hidran tanpa minyak. Sebaliknya, kulit kering membutuhkan produk yang lebih padat dan lebih pekat, seperti krim dan losion yang lembut.

Selain itu, beberapa bahan khusus yang bagus untuk meningkatkan hidrasi kulit, yaitu:

  • Vitamin E dan B5;
  • Urea;
  • Ceramides;
  • Air panas;
  • Asam hialuronat;
  • Mentega karite;
  • Gliserin;
  • Minyak sayur

Kulit terhidrasi: tubuh dan wajah

Jadi, seperti yang telah kita lihat sejauh ini, hidrasi penting untuk semua kulit, apa pun jenisnya. Selain itu, pertanyaan lain yang masih banyak dimiliki orang adalah tentang penggunaan pelembab tubuh pada wajah.

Ini tidak ideal, karena setiap daerah memiliki kebutuhan dan karakteristik yang berbeda. Kulit di wajah, misalnya, memiliki tekstur yang berbeda dari bagian tubuh lainnya, jauh lebih tipis dan lebih sensitif. Jadi, untuk wajah disarankan menggunakan produk yang menyesuaikan dengan ciri ini.

Hal yang sama terjadi pada area yang lebih kering secara alami, seperti lutut, siku, dan tangan. Karena area ini umumnya lebih terpapar gesekan, angin, kelembapan, dan suhu, area tersebut akhirnya lebih menderita dan karenanya memerlukan perawatan khusus. Jadi, penting untuk berinvestasi dalam hidrasi yang lebih dalam di area ini.

Oleh karena itu, sebaiknya gunakan body hydrant hanya untuk bagian tubuh saja, dan yang khusus untuk wajah. Penggunaan produk yang tidak tepat dapat mengakibatkan efek yang tidak diinginkan, seperti alergi dan memperburuk kondisi kulit.

Tips untuk menjaga kulit Anda tetap terhidrasi

Dan terakhir, beberapa tip yang sangat penting untuk menjaga kulit Anda tetap terhidrasi dan sehat.

Minum air

Sebelum beralih ke prosedur krim dan kosmetik, kita perlu menyadari bahwa hidrasi pertama kali datang dari dalam ke luar. Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga agar seluruh tubuh tetap terhidrasi, bukan hanya kulit. Terutama karena kedua hal itu berjalan bersamaan.

Oleh karena itu, cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan meminum air dan cairan lainnya. Idealnya adalah minum setidaknya dua liter air sehari.

Kebersihan kulit

Bagian kebersihan kulit juga sangat penting untuk hidrasinya. Ini karena dari pengangkatan kotoran itulah kulit dapat bernafas dan menerima produk pelembab. Oleh karena itu, pembersihan kulit secara menyeluruh sangatlah penting.

Pada wajah, gunakan sabun wajah sesuai jenis kulit Anda. Setelah mencuci, oleskan tonik wajah dan air panas untuk menenangkan kulit dan membuatnya siap menerima produk. Pada tubuh, yang ideal adalah menggunakan sabun dengan formula ringan, untuk melakukan pembersihan lembut yang tidak membahayakan atau mengeringkan kulit.

Gunakan pelembab setiap hari

Penggunaan pelembab setiap hari sangat penting untuk hidrasi kulit. Namun, sangat penting untuk menggunakan produk yang sesuai dengan jenis kulit Anda.

Tip yang bagus adalah mengoleskan krim pelembab tepat setelah mandi. Ini karena pada saat inilah kulit lebih permeabel dan kondusif untuk menyerap produk.

Minyak alami

Meskipun minyak alami tidak sepenuhnya diserap oleh kulit, seperti pelembap, minyak ini membentuk semacam lapisan pelindung kulit. Dengan cara ini, minyak membantu melindungi kulit hingga 24 jam, mencegah dehidrasinya.

Namun, sebaiknya tidak dioleskan ke wajah. Namun pada tubuh, ini merupakan pilihan yang bagus untuk menjaga kelembapan alami kulit, terutama di area paling kering, seperti lutut dan siku.

Tabir surya

Efek sinar matahari juga sangat berbahaya bagi kesehatan dan penampilan kulit. Oleh karena itu, untuk memiliki kulit yang sehat dan terhidrasi, penggunaan tabir surya dengan perlindungan yang memadai setiap hari sangatlah penting. Dan itu berlaku untuk wajah dan juga untuk tubuh, terutama di area yang paling terbuka, seperti leher dan lengan.

Mandi air dingin atau hangat

Mandi air panas dan lama adalah salah satu faktor penyebab dehidrasi dan kulit kering. Jadi, untuk menghindari hal ini, dan membantu melembabkan kulit, yang ideal adalah mandi air dingin atau hangat, dan yang lebih pendek juga.

Tingkatkan hidrasi sesuai iklim

Faktor lain yang mempengaruhi hidrasi kulit adalah cuaca. Di musim kemarau, misalnya, wajar jika kulit menjadi lebih kering. Hal yang sama terjadi di waktu yang lebih hangat, di mana terdapat paparan sinar matahari yang lebih besar dan kontak yang terlalu lama dengan air, baik dari kolam, laut, atau bahkan pancuran. Oleh karena itu, hidrasi kulit harus ditingkatkan.

Produk cocok untuk jenis kulit

Selain semua tip di atas, sangatlah penting untuk mengetahui jenis kulit, karakteristik, dan kebutuhan Anda. Setelah itu barulah mungkin untuk memilih jenis produk yang tepat, yang akan memberi Anda manfaat terbaik dan kulit yang terhidrasi dan sehat.

Ngomong-ngomong, apa pendapat Anda tentang artikel ini? Bahkan, manfaatkan juga kesempatan untuk menyimak 7 penyebab paling umum dari kulit kering atau kering.

Sumber: Derma Club Derma Club Minha Vida ADCOS

Gambar unggulan: Wanita

Gambar: Bentuk Baik Buona Vita Informe Brasil See