Bahaya: Teh kembang sepatu mengganggu kesuburan

Teh kembang sepatu sangat trendi dan menjadi favorit yang terkenal pada saat diet, karena membantu mengeringkan perut dan kehilangan ukuran, karena tindakan diuretiknya. Selain itu, tidak seperti teh lainnya, teh kembang sepatu juga memiliki rasa yang enak, manis alami, yang membuatnya banyak muncul dalam konsep mereka yang mencobanya, terutama wanita.

Namun, ternyata teh kembang sepatu yang terkenal dan diinginkan bukan hanya keajaiban. Menurut ulama tentang hal tersebut, teh kembang sepatu jika dikonsumsi dalam jumlah banyak dapat mengganggu kesuburan wanita dan pria. Dan tidak berhenti sampai di situ: minum dalam jumlah banyak, juga meningkatkan risiko masalah kesehatan lainnya.

Penelitian yang dilakukan selama ini menunjukkan bahwa teh kembang sepatu bahkan bisa memicu keracunan makanan, lho? Ini, belum lagi efek diuretiknya yang intens, yang dapat membuat orang yang mengonsumsinya secara teratur menghilangkan lebih banyak elektrolit, seperti natrium dan kalium, yang ada di dalam darah, bahkan menyebabkan dehidrasi.

Selain itu, perubahan tekanan dan kapasitas kontraksi otot biasa terjadi karena kelebihan teh kembang sepatu dan nutrisinya di dalam tubuh. Tegang kan?

Terkait gangguan kesuburan, menurut dokter, risikonya mulai lebih besar jika mengonsumsi teh kembang sepatu lebih dari sekali dalam sebulan. Itu karena beberapa komponen kembang sepatu mengganggu kadar hormon, seperti estrogen.

Kebetulan, teh kembang sepatu harus dihindari tidak hanya oleh orang usia subur, tetapi juga oleh wanita hamil. Dalam beberapa budaya, tanaman kembang sepatu bahkan digunakan sebagai alat kontrasepsi. Apakah Anda tahu bahwa?

Jadi, jika hamil sedang direncanakan, perhatikan baik-baik apa yang telah Anda konsumsi. Selain itu, tip Fala Menina adalah agar Anda mengurangi konsumsi teh kembang sepatu agar kesehatan Anda tetap up to date dan mencapai hasil yang baik tidak hanya dari segi estetika.

Dan Anda, apakah Anda minum banyak teh kembang sepatu?

Sumber: Catraca Livre