Jerawat, 8 alasan yang mungkin ada di balik jerawat Anda

Pastinya setiap orang pernah atau bahkan pernah memiliki jerawat. Mungkin sesekali jerawat itu muncul tepat di tengah wajah, mampu merusak foto Instagram yang sempurna itu. Bola berisi nanah merah ini lebih sering muncul pada remaja atau wanita di atas 25 tahun.

Penyebab tulang belakang dapat berbeda dari orang ke orang. Tentu ada beberapa keadaan yang dapat menyebabkan munculnya ketidaknyamanan kecil ini. Misalnya, pada wanita dewasa masalahnya bisa berupa hormon, kosmetik, obat-obatan atau juga paparan sinar matahari yang intens.

Selain itu, stres juga bisa membantu membangkitkan jerawat. Jerawat remaja cenderung lebih intens di dahi dan pipi. Pada orang dewasa, penyakit ini cenderung lebih dalam dan muncul di sepertiga bagian bawah wajah, dan sering kali muncul di leher, leher, dan punggung.

Tahukah Anda apa penyebab paling beragam dari tulang belakang? Area Wanita memilih delapan alasan utama dan akan menunjukkannya kepada Anda sekarang.

Apa yang bisa menyebabkan jerawat Anda?

1 - Masalah hormonal

Pertama, hormon langsung mengganggu jerawat. Tindakan testosteron dan hormon pria lainnya dapat meningkatkan rangsangan kelenjar sebaceous, meningkatkan sifat berminyak pada kulit. Selain itu, semakin banyak jerawat, semakin besar pula ketidakseimbangan hormon. Salah satu contohnya adalah sindrom ovarium polikistik. yang bisa memecahkan jerawat.

2 - Siklus menstruasi

Tentu saja, siklus menstruasi adalah waktu di mana kebanyakan wanita menyadari bagaimana hormon mempengaruhi jerawat. Pada periode pramenstruasi ada kecenderungan lesi meningkat, dan progesteron bertanggung jawab. Penting untuk menjalani perawatan untuk menghindari pemburukan ini

3 - Genetika

Jika seseorang di keluarga Anda memiliki jerawat saat dewasa, kemungkinan mengalaminya sepertiga lebih tinggi. Ini karena kulit berminyak terkait dengan warisan keluarga, dan karakteristik ini akhirnya menghalangi pori-pori kulit oleh sebum. Karena itu, faktor genetik sangat kuat dalam hal ini.

4 - Stres

Banyak orang memiliki lebih banyak jerawat ketika stres dipasang, terutama ketika mereka cenderung memiliki jerawat. Ini adalah mekanisme hormonal. Ada produksi hormon pelepas kortikotropin, yang diaktifkan terutama dalam situasi stres dan bekerja pada sel-sel sebasea, mendorong peningkatan sintesis sebum, yang dapat menyebabkan munculnya jerawat.

5 - Diet

Studi menunjukkan bahwa jerawat terkait dengan konsumsi gula dan lemak yang tinggi dengan munculnya jerawat. Kelebihan glukosa darinya menyebabkan ketidakseimbangan produksi insulin, yang pada gilirannya menyebabkan peradangan sel yang meningkatkan produksi sebum oleh kelenjar sebaceous.

6 - Polusi

Polusi meningkatkan penyumbatan pori pada mereka yang sudah memiliki kulit berminyak. Oleh karena itu, penting untuk mencuci kulit Anda dengan baik dengan produk yang ditunjukkan oleh dokter kulit Anda dan membersihkan kulit Anda dengan tenaga profesional yang baik.

7 - Membersihkan

Membersihkan wajah sangat penting untuk mendapatkan kulit yang cantik dan bebas jerawat. Meskipun demikian, terlalu banyak mencuci dan menyalahgunakan eksfoliasi juga bisa berbahaya. Pengangkatan minyak berulang membuat tubuh percaya bahwa agresor eksternal mengakhiri sebum pelindung, merangsang hipersekresi dan memperburuk sifat berminyak.

8 - Riasan

Yang disebut jerawat kosmetik terjadi karena residu riasan berlebih pada kulit. Ini tidak berarti bahwa Anda tidak boleh memakai riasan, pilih saja jenis yang tepat. Penting bahwa ini bebas minyak. Ada juga riasan khusus untuk mencegah dan bahkan mengobati jerawat, tetapi beli hanya dengan panduan dari dokter kulit Anda.

Apakah Anda menyukai artikel ini? Maka Anda juga akan menyukai ini: Apa yang diungkapkan tempat-tempat di mana Anda memiliki jerawat tentang kesehatan Anda

Sumber: Hidupku

Gambar: TriCurioso R7 O Sul Everything Ela Hypesciense ES Brasil Blog Mimis Kecantikan Luar Biasa